Oleh: achmadsolechan | September 12, 2015

Ulama Kecilku

Ulama Kecilku

Sayyaf Ulama Kecilku

Sayyaf Ulama Kecilku

 

Wahai Ulama kecilku, sejuta asa kutumpukan pada kedua bahumu. Sungguh ibunda Imam Al Bukhori menangisi anaknya bukan karena mata putranya yang buta di usia belia. Ibunda Imam Bukhori menangis dan berdoa demi kesembuhan mata putranya agar putranya kelak dapat mengarungi lautan ilmu Islam. Dan doa ibunda Imam Bukhori terkabul. Wahai putraku, sungguh selama masa penantian kehadiranmu, cacian bertubi-tubi menerpa orangtuamu. Dan aku berdoa agar aku dikaruniai putra yang kelak dapat tumbuh menjadi seorang ulama. Aku mendidikmu agar kamu tidak tumbuh sepertiku tapi tumbuhlah seperti Imam Bukhori

Wahai Ulama kecilku, ayahanda Imam Syafii menjaga perutnya dari memakan apel yang bukan miliknya. Beliau mencari ridho sang pemilik apel dengan menjadi pelayan pemilik apel selama 3 tahun tanpa digaji dan berkenan menikahi putri pemilik apel dalam keadaan putri itu buta, tuli dan bisu, walaupun mungkin yang dimaksud adalah putri yang buta matanya dari melihat sesuatu yang harom, tuli telinganya dari mendengar sesuatu yang harom dan bisu lisannya dari bertutur sesuatu yang harom….Wal hasil dari pasangan itu terlahir Imam syafii yang memiliki kederdasan dan hafalan yang luar biasa dalam mengarungi lautan ilmu Islam

Wahai putraku, sungguh aku dan istriku tidak sebaik Ayah Ibunya Imam Syafii dalam menjaga dirinya dari sesuatu yang harom, tapi kami berusaha semampu kami dan semoga engkau bisa tumbuh seperti Imam Syafii

DSC00189


Responses

  1. apakah di luar angkasa kita dapat mendengar?mengapa?jika tidak dapat mendengar bagaimana cara astronot berkomunikasi di luar angkasa?

  2. hehe… anaknya mirip lho pak… :P:P

  3. Assalamu’alaikum….

    ingin sedikit bertanya ttg riwayat pribadi bapak…
    apakah Bapak Solechan pernah bersekolah di SMP Negeri 25 Semarang???
    karena saya memiliki teman dengan nama yang sama dengan bapak….
    dan saya ingin menyambung tali silturahmi….

    terima kasih
    Aditya Walikrama


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: