Oleh: achmadsolechan | Maret 21, 2014

Pacarmu Bukan Istrimu !!!

Pacarmu Bukan Istrimu !!!

Pacarmu BUKAN istrimu !!!

Pacarmu BUKAN istrimu!

Entah siapa yang memulai tapi kemudian seperti menjadi doktrin atau tradisi kalau remaja itu harus berpacaran. Tidakberpacaran berarti belum komplit menjadi remaja. Ya, itu bukan cuma di Indonesia, tapi setahu saya terjadi di hampir seluruh dunia.

Kalau kamu punya saudara perempuan, kamu pantas cemas. Begitu pula orangtua yang punya anak perempuan. Khawatir godaan pergaulan bebas semakin menjadi-jadi. Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Desember 17, 2013

Kisah Motivasi

Bila seluruh pintu telah tertutup ketuklah pintu langit, karena pemilikNya tidak pernah tidur…. Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | November 10, 2013

Info Terkini

karya_siswa

Petunjuk Praktikum Fluida Statis:

1. Bejana Berhubungan…..Silakan download

2. Viskositas ……..Silakan download

Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | September 6, 2013

Ulama Kecilku

Ulama Kecilku

Sayyaf Ulama Kecilku

Sayyaf Ulama Kecilku

 

Wahai Ulama kecilku, sejuta asa kutumpukan pada kedua bahumu. Sungguh ibunda Imam Al Bukhori menangisi anaknya bukan karena mata putranya yang buta di usia belia. Ibunda Imam Bukhori menangis dan berdoa demi kesembuhan mata putranya agar putranya kelak dapat mengarungi lautan ilmu Islam. Dan doa ibunda Imam Bukhori terkabul. Wahai putraku, sungguh selama masa penantian kehadiranmu, cacian bertubi-tubi menerpa orangtuamu. Dan aku berdoa agar aku dikaruniai putra yang kelak dapat tumbuh menjadi seorang ulama. Aku mendidikmu agar kamu tidak tumbuh sepertiku tapi tumbuhlah seperti Imam Bukhori

Wahai Ulama kecilku, ayahanda Imam Syafii menjaga perutnya dari memakan apel yang bukan miliknya. Beliau mencari ridho sang pemilik apel dengan menjadi pelayan pemilik apel selama 3 tahun tanpa digaji dan berkenan menikahi putri pemilik apel dalam keadaan putri itu buta, tuli dan bisu, walaupun mungkin yang dimaksud adalah putri yang buta matanya dari melihat sesuatu yang harom, tuli telinganya dari mendengar sesuatu yang harom dan bisu lisannya dari bertutur sesuatu yang harom….Wal hasil dari pasangan itu terlahir Imam syafii yang memiliki kederdasan dan hafalan yang luar biasa dalam mengarungi lautan ilmu Islam

Wahai putraku, sungguh aku dan istriku tidak sebaik Ayah Ibunya Imam Syafii dalam menjaga dirinya dari sesuatu yang harom, tapi kami berusaha semampu kami dan semoga engkau bisa tumbuh seperti Imam Syafii


Oleh: achmadsolechan | September 4, 2013

Ingin Jadi Pria Dewasa….Jadilah Pembuat Jadwal

Suka Duka Pembuat Jadwal

Tahun 2008 Kepala Sekolah SMAN 4 Semarang menunjuk saya sebagai pembuat jadwal pelajaran, alias menjadi ajudan Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum. Saya tidak tahu apa alasan Beliau memilih saya, apakah karena saya mengampu mapel yang sama dengan Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum? Atau apakah karena sikap saya…..Atau apalah yang jelas saat tugas itu saya terima terbayang pekerjaan berat menanti saya….ya bagaimana rumitnya mengatur jadwal. Tapi yang paling rumit adalah mengatur emosi teman-teman guru. Sejak tugas disandang Hingga pagi menjelang deadline penayangan jadwal, kelelahan, capek dan kantuk menyatu…..Tapi mendadak itu semua sirna setelah mendapat cacian, umpatan sebagai ungkapan kekecewaan teman-teman yang merasa teraniaya dengan jadwal yang saya buat……Ya Itulah puncak capek saya. Hari demi hari saya jalani tak terasa hampir enam tahun waktu berjalan, kecewa sedih menjadi suplemen bagi jiwaku menjadikan ku “pria dewasa”, makin peka, atau makin cuek, makin sabar atau makin emosi…atau apalah namanya….yang jelas saya menjadi paham karakter teman-teman sekaligus menjadi cermin buat pribadi saya.JADUL RABU

Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Agustus 19, 2013

Karya Siswa

Berikut adalah bagian kecil dari proyek ilmuwan-ilmuwan dan inovator-inovator masa depan SMAN 4 Semarang:

1. Alarm banjir

water rocket

Terbanglah ke Surga bersama roket airmu Nur Faizin, Semoga Alloh mengampuni dosamu dan dosa gurumu dan dosa kedua orang tuamu

2. Water Rocket

3. PLTA (Air)

4. Mikroskop sederhana

Oleh: achmadsolechan | Agustus 9, 2013

Siapa Bilang Halal bi Halal = Haram?

Siapa Bilang Halal bi Halal = Haram?

Menyingkap Keabsahan Halal Bihalal

Pengertian Halal Bihalal dan Sejarahnya

Secara bahasa, halal bihalal adalah kata majemuk dalam bahasa Arab dan berarti halal dengan halal atau sama-sama halal. Tapi kata majemuk ini tidak dikenal dalam kamus-kamus bahasa Arab maupun pemakaian masyarakat Arab sehari-hari. Masyarakat Arab di Makkah dan Madinah justru biasa mendengar para jamaah haji Indonesia –dengan keterbatasan kemampuan bahasa Arab mereka- bertanya ‘halal?’ saat bertransaksi di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan. Mereka menanyakan apakah penjual sepakat dengan tawaran harga yang mereka berikan, sehingga barang menjadi halal untuk mereka. Jika sepakat, penjual akan balik mengatakan “halal”. Atau saat ada makanan atau minuman yang dihidangkan di tempat umum, para jamaah haji biasa bertanya “halal?” untuk memastikan bahwa makanan / minuman tersebut gratis dan halal untuk mereka.

Kata majemuk ini tampaknya memang ‘made in Indonesia’. Kata halal bihalal justru diserap Bahasa Indonesia dan diartikan sebagai “hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dsb) oleh sekelompok orang dan merupakan suatu kebiasaan khas Indonesia.” [1] Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Juli 3, 2013

Sepenggal Goresan Pena dari Para Siswa

Sepenggal Goresan Pena dari Para Siswa

Gianina Dinda P………….XI-IPA5

Masuk di dalam program IPA bukanlah harapan saya dari awal. Bertemu dengan fisika, kimia dan biologi bagi saya adalah ketakutan tersendiri. Terlebih fisika, mapel yang selalu menjadi momok. Mapel yang sejak SMP bisa membuat jatuh sejatuh-jatuhnya, namun bisa naik setinggi-tingginya. Saya mencoba melawan ketakutan itu. Hingga akhirnya dipertemukan oleh Pak Lechan, guru yang banyak ditakuti. Awalnya takut bahkan sampai saat ini.

Ketakutan demi ketakutan yang seolah semakin bertambah di setiap pertemuan. Mungkin bukan karena sulitnya fisika, tapi suasana hati dan lingkungan yang memfatamorgana dan mematri bahwa FISIKA ADALAH PELAJARAN MEMATIKAN. Nyatanya tidak, bukan salah fisika, bukan salah guru mengapa kita punya nilai kurang bagus. Tapi karena kita sendiri.

Pelajaran fisika di 1 tahun terakhir ini, tidak semata-mata tentang teori. Tapi, saya juga belajar tentang arti sebuah kejujuran dan kehidupan dari sisi lain. Terimakasih fisika untuk 1 tahun ini terima kasih Pak Lechan, dan terimakasih padaNya yang telah memberi kesempatan dan jalan cerita seperti ini.

Doakan saya ya Pak untuk bisa menggapai cita2 dan tetap menjaga ilmu2 kehidupan yang Pak Lechan beri.

Yasmin Aulia R……….XI-IPA5

…Saya tahu nilai bukan penentu hidup dan mati, namun saya sebagai pelajar juga tahu persis mengapa pelajar jaman sekarang seperti kecanduan mencontek,mungkin karena malas, tapi mungkin juga karena menyerah…

Farizan…………XI-IPA5

…Kalian bisa Fisika….Kalian Luar biasa, Ulangan fisika mendapat nilai jelek…itu sih biasa, Kalian mendapat nilai 100….Kalian bukan manusia…..{Tidak juga sih, Farizan, banyak juga yang mendapat nilai 100, seperti Gianina walaupun merasa takut nyatanya sering dapat nilai 100, Semoga kelak Kalian menjadi manusia-manusia luar biasa} 

Mutiara Nurul C………….XI-IPA1

….Makasih ya Pak udah ngajar 1 tahun ini, makasih juga udah pernah nyuruh aku ngerjain ulangan di luar…

Pembelajaran fisika selama satu tahun ini banyak pengalaman yang di dapat. Apalagi pengalaman kertas ulangan yang disobek. Awal semester 1

………..Tunggu yang berikut………….

Oleh: achmadsolechan | Juni 8, 2013

Simak Yufid TV

 

Oleh: achmadsolechan | Maret 25, 2013

Mengubur Budaya Nyontek

Takut menghadapi ujian mungkin merupakan sesuatu yang wajar, akan tetapi jika ketakutan tersebut mengantarkan seseorang menjadi nyontek ketika ujian, itu baru tidak wajar.

Apa itu nyontek?

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.