Oleh: achmadsolechan | Desember 6, 2011

Hijrah di awal Tahun Hijriah

Di Awal bulan Muharrom ……….Kami Hijrah

Dahulu aku sering berdoa ya Alloh buatkanlah untukku rumah di bumi dan di langit. Kini Alloh telah mengabulkan separuh doa ku…. aku akan terus berharap separuh nya lagi kelak akan terkabul..Amin.

Ya… Aku telah hijrah dari kota ke desa… ya tepatnya Desa Dadapan Kelurahan Sendang Mulyo Kecamatan Tembalang….

Ya…Aku telah hijrah dari tempat yang padat penduduknya ke tempat yang padat pepohonannya….

Semoga aku dapat membina rumah tangga yang penuh barokah dari Alloh… Amin

Oleh: achmadsolechan | November 6, 2011

About Me

My Self

Abu Sayyaf Achmad Solechan

Staf pengajar Fisika SMA Negeri 4 Semarang.
Tim IT SMAN 4 Semarang

Sayyaf Ulama Kecilku

Sayyaf Ulama Kecilku

Founder Komunitas Catatan Fisika Abu Sayyaf

Wahai Ulama kecilku, sejuta asa kutumpukan pada kedua bahumu. Sungguh ibunda Imam Al Bukhori menangisi anaknya bukan karena mata putranya yang buta di usia belia. Ibunda Imam Bukhori menangis dan berdoa demi kesembuhan mata putranya agar putranya kelak dapat mengarungi lautan ilmu Islam. Dan doa ibunda Imam Bukhori terkabul. Wahai putraku, sungguh selama masa penantian kehadiranmu, cacian bertubi-tubi menerpa orangtuamu. Dan aku berdoa agar aku dikaruniai putra yang kelak dapat tumbuh menjadi seorang ulama. Aku mendidikmu agar kamu tidak tumbuh sepertiku tapi tumbuhlah seperti Imam Bukhori

Wahai Ulama kecilku, ayahanda Imam Syafii menjaga perutnya dari memakan apel yang bukan miliknya. Beliau mencari ridho sang pemilik apel dengan menjadi pelayan pemilik apel selama 3 tahun tanpa digaji dan berkenan menikahi putri pemilik apel dalam keadaan putri itu buta, tuli dan bisu, walaupun mungkin yang dimaksud adalah putri yang buta matanya dari melihat sesuatu yang harom, tuli telinganya dari mendengar sesuatu yang harom dan bisu lisannya dari bertutur sesuatu yang harom….Wal hasil dari pasangan itu terlahir Imam syafii yang memiliki kederdasan dan hafalan yang luar biasa dalam mengarungi lautan ilmu Islam

Wahai putraku, sungguh aku dan istriku tidak sebaik Ayah Ibunya Imam Syafii dalam menjaga dirinya dari sesuatu yang harom, tapi kami berusaha semampu kami dan semoga engkau bisa tumbuh seperti Imam Syafii


Oleh: achmadsolechan | November 1, 2011

Tahun Baru Hijriyah

Kekeliruan dalam Menyambut Awal Tahun Baru Hijriyah

Sebentar lagi kita akan memasuki tanggal 1 Muharram. Seperti kita ketahui bahwa perhitungan awal tahun hijriyah dimulai dari hijrahnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Lalu bagaimanakah pandangan Islam mengenai awal tahun yang dimulai dengan bulan Muharram? Ketahuilah bulan Muharram adalah bulan yang teramat mulia, yang mungkin banyak di antara kita tidak mengetahuinya. Namun banyak di antara kaum muslimin yang salah kaprah dalam menyambut bulan Muharram atau awal tahun. Silakan simak pembahasan berikut. Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Mei 6, 2011

INFO SMA N 4 SEMARANG

Selamat Idul Fitri

Selamat Idul Fitri

PPDB RSMA BI Kota Semarang

SELAMAT DATANG SISWA BARU

RSMABI NEGERI 4 SEMARANG TAHUN 2011/2012

Oleh: achmadsolechan | Mei 6, 2011

Belajar Fisika Yuk !

Mengenal Fisika Lewat Imajinasi

Imajinasi lebih utama daripada pengetahuan. Pengetahuan bersifat terbatas. Imajinasi melingkupi dunia. -Albert Einstein.
Berbicara tentang fisika dapat menimbulkan tanggapan yang beragam. Bukan gosip lagi kalau fisika merupakan salah satu “hantu” yang ditakuti oleh banyak pelajar, baik itu di tingkat menengah, umum, dan bahkan di perguruan tinggi. Sebagian orang menghafalkan rumus-rumus fisika layaknya buku sejarah tanpa menyadari maknanya. Ada juga yang pasrah karena menganggap fisika hanyalah milik orang-orang yang serius, cerdas, gila matematika, dan pada umumnya “kurang gaul”. Bahkan, tidak sedikit yang beranggapan bahwa menjadikan fisika sebagai karir hidup adalah pilihan yang salah karena “masuknya” mudah tapi “keluarnya” susah. Dengan kata lain, menjadi mahasiswa fisika tidaklah sulit tapi lulusnya setengah mati dan kerjanya paling-paling menjadi guru atau kalau beruntung bisa menjadi dosen.
Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Mei 6, 2011

PLTN vs Rokok

Majelis Ulama Indonesia baru-baru ini mengeluarkan fatwa penting mengenai haramnya merokok. Fatwa ini menimbulkan kontroversi banyak pihak, satu sisi mendukung tentang haramnya rokok dari sisi medis, sedangkan yang di seberang menolak karena memandangnya bahwa fatwa tersebut belum urgent dan bisa mengancam industri rokok yag ada di daerah dan tentu berpotensi menambah pengangguran terbuka yang ada di Indonesia.

Lain hal, LBM NU Jateng dan PCNU Jepara pada 1 September 2007. Mubahatsah atau pembahasan yang diikuti sekitar 100 kiai dari wilayah Jateng memutuskan bahwa PLTN Muria hukumnya haram, mengingat dampak negatifnya lebih besar daripada dampak positifnya.

Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Mei 6, 2011

Cara Aman Berkendara

Cara Aman Berkendara

(Kisah duka Raisha Iftika Khairina (19), mantan Tim Olimpiade Fisika SMAN 4 Semarang)

Cara Aman Berkendara

Semarang, CyberNews. Tercatat lima orang tewas (empat diantaranya adalah Khoirul Saleh (46) ayahnya, Istiqomah (48) ibunya, Salman Mohammad Hasbi (13) serta Raisha Iftika Khairina (19)) dan sembilan lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan karambol yang terjadi di depan Terminal Banyumanik, Semarang, Minggu (13/6) pukul 08.15 WIB.

Kecelakaan itu terjadi karena truk Fuso yang melaju dari arah luar kota menuju kota Semarang mengalami rem blong, laju truk yang saat itu memuat pasir tidak terkendali oleh sopir truk kendaraan tersebut sempat diarahkan ke kanan jalan naas truk membentur kendaraan umum minibus.

Setelah menabrak minibus laju truk makin tidak terkendali, dan kembali menghantam mobil sedan Toyota Vios yang didalamnya terdapat tiga orang penumpang. Setelah itu kembali truk pasir itu menabrak mobil bak terbuka yang mengangkut sayur mayur.

Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Mei 5, 2011

Manipulasi Absen Kerja Kantor

Manipulasi Absen Kerja Kantor
Kategori: Tanya Jawab Syariah, Belajar Mudah Fikih Muamalah

Komisi Fatwa di Saudi Arabia pernah diajukan pertanyaan oleh seorang pegawai:

Dalam beberapa keadaan aku pernah keluar dari pekerjaanku di kantor untuk mengerjakan pekerjaan lain pada waktu yang khusus secara terus menerus tanpa ketahuan atasan. Sebagaimana teman-temanku biasa pula pulang kantor setengah jam sebelum waktu jam kerja berakhir. Aku yang biasa mengisikan absen mereka di mesin ketika berakhir jam kerja. Apa hukum melakukan semacam ini? Apa nasehat kalian kepada kami?

Jawaban:
Baca Lanjutannya…

Oleh: achmadsolechan | Mei 5, 2011

Jika PNS Korupsi Waktu

Jika PNS Korupsi Waktu

 Kategori: Fikih Kontemporer

Syekh Abdul Muhsin bin Nashir Alu ‘Ubaikan mengutip perkataan Syekhul Islam Ibnu Taimiyyah yang mengatakan, “Gaji yang diambilkan dari baitul mal (baca: kas negara) bukan merupakan ‘iwadh (kompensasi) maupun ujrah (upah dalam transaksi ijarah alias jual beli jasa), namun statusnya adalah rizq (pemberian) untuk membantu PNS (Pegawai Negeri Sipil) agar bisa taat kepada Allah. Dengan demikian, siapa saja PNS yang bekerja ikhlas karena Allah maka dia akan diberi pahala, sehingga gaji yang dia dapatkan dari kas negara adalah rizq yang bisa membantunya untuk tetap bisa taat. Demikian pula, harta yang didapatkan dari harta wakaf untuk kegiatan-kegiatan kebaikan, harta yang didapatkan karena wasiat, dan harta yang didapatkan dari nazar, seluruhnya tidaklah berstatus sebagai ujrah.” (Al-Fatawa Al-Kubra, juz 4, hlm. 413–414, cetakan Darul Qalam)

Setelah itu, Syekh Abdul Muhsin Alu Ubaikan mengatakan, “Seorang PNS yang bersikap seenaknya terhadap kewajiban jam kantor atau jam kerja, kemudian dia bertobat, apakah dia memiliki kewajiban untuk mengembalikan sebagian dari gajinya yang sebanding dengan jam kerja yang dia korupsi?

Perkataan Syekhul Islam Ibnu Taimiyyah di atas menunjukkan bahwa PNS tersebut tidaklah memiliki kewajiban semacam itu karena status hukum dari gaji PNS adalah rizq, bukan ujrah, bukan pula ‘iwadh. Akan tetapi, korupsi waktu yang dia lakukan merupakan dosa besar sehingga dia wajib bertobat kepada Allah dan meningkatkan kesungguhan dan etos kerjanya untuk mengganti waktu kerja yang dia korupsi.

Pemahaman dan pendapat saya yang semacam ini telah saya sodorkan kepada guru kami, ‘Allamah Abdullah bin Muhammad bin Humaid, mantan Kepala Majelis Al-Qadha’ Al-A’la, Kerajaan Saudi Arabia. Beliau menyetujui pendapat dan pemahaman semacam ini. Di majelis tersebut juga terdapat Syekh ‘Allamah Hamud At-Tuwaijiri, dan beliau juga tidak membantah pendapat di atas.”

Keterangan: Penjelasan Syekh Abdul Muhsin Al-Ubaikan di atas bisa di baca di situs beliau http://al-obeikan.com
.

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Oleh: achmadsolechan | April 5, 2011

Biografi Imam Al Bukhori

Mengenal Imam Bukhari

Muhammad bin Hatim Warraq Al-Bukhari rahimahullah menceritakan, “Aku bermimpi melihat Bukhari berjalan di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setiap kali Nabi mengangkat telapak kakinya maka Abu Abdillah (Bukhari) pun meletakkan telapak kakinya di situ.” (Hadyu Sari, hal. 656)

Nama dan Nasabnya

Beliau bernama Muhammad, putra dari Isma’il bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Ju’fi, biasa dipanggil dengan sebutan Abu ‘Abdillah. Beliau dilahirkan pada hari Jum’at setelah shalat Jum’at 13 Syawwal 194 H di Bukhara (Bukarest). Ketika masih kecil, ayahnya yaitu Isma’il sudah meninggal sehingga dia pun diasuh oleh sang ibu. Ghinjar dan Al-Lalika’i menceritakan bahwa ketika kecil kedua mata Bukhari buta. Suatu ketika ibunya bermimpi melihat Nabi Ibrahim berkata kepadanya, “Wahai ibu, sesungguhnya Allah telah memulihkan penglihatan putramu karena banyaknya doa yang kamu panjatkan kepada-Nya.” Pagi harinya dia dapati penglihatan anaknya telah sembuh (lihat Hadyu Sari, hal. 640)

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.